ACTA DIURNA, Unsrat - Menggaet BEM Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado sebagai salah satu partner, XL Axiata Future Leaders (FL) mengadakan e-Workshop bertajuk 'Doers Festival Chapter North Sulawesi: Building Personal Influence', pada Jumat (30/04/2021).
Kegiatan ini dibuka oleh Nitiya Indriyana selaku XLFL Facilitator, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi Discover Yourself: Start with Finding Your Passion oleh Anthony Soehartono, dan Great Managing Influence oleh Harsen Tampomuri.
Dalam pemaparan materinya, Anthony Soehartono mengatakan bahwa dasar dari membangun pengaruh pribadi adalah kepercayaan diri, dan tidak harus punya passion agar bisa mengerjakan sesuatu dengan baik, karena passion, vision, energi, and purpose adalah proses internal dalam diri kita.
Ia juga mengajak peserta untuk harus menunjukkan passion ‘who are you and why you matter?’ karena bukan diri kita yang menilai diri sendiri melainkan orang lain yang menilai kita.
“Temukanlah siapa diri teman-teman, milikilah end goals dan kejarlah mulai dari small victories,” tandas Founder and Director of Brand Partner, XL FL Batch 1 Alumni tersebut.
Pada materi kedua, Harsen Tampomuri menyampaikan bahwa ada 4 kunci untuk mempengaruhi orang lain, yakni: organizational intelligence, team promotion, trust building, and leveraging networks.
"Great influence (pengaruh hebat) harus memiliki perasaan atau emosi dan dapat mengontrolnya. Selain itu, influence juga membutuhkan pengetahuan, dan yang terpenting harus bisa berkontribusi atau menerapkannya sehingga dapat mempengaruhi dengan positif," kata Founder and President for Institute of Border Studies Millennial Think Tank.
Sementara itu, Viola Pongajow selaku Pelaksana Harian (Plh) Ketua BEM Unsrat, mengapresiasi adik-adik Batch 9 di Sulawesi Utara (Sulut), seperti Jenia dari Universitas Klabat (Unklab) dan Gladys dari Unsrat, karena telah sukses melaksanakan kegiatan sebesar itu, apalagi sampai mengundang pembicara-pembicara yang luar biasa.
“Sebagai awarde future leaders sendiri, saya merasakan banyak keuntungan, yang diberikan tidak hanya berbentuk uang tapi juga binaan dan pendampingan selama 2 tahun. Banyak sekali hal yang saya pelajari,” tuturnya.
“Kalau misalnya materi atau mentor mungkin kita bisa dapat yang ‘lebih’ diluar sana, tapi komunitas ini mereka provide orang-orang yang punya tendensi atau ambisi yang sama tingginya yang berasal dari latar belakang pendidikan yang berbeda-beda. Nah itu yang buat kita jadi berbeda tapi punya satu visi yang sama, dari situ kita belajar,” pungkasnya.
Tak hanya berlangsung secara interaktif, pelaksana webinar ini pun membagi-bagi hadiah sebesar Rp.50.000,00 untuk para penanya yang beruntung di sesi tanya jawab. Diketahui, webinar ini berlangsung pukul 13.00 - 16.35 Wita, dan dihadiri oleh 150 partisipan.(Redaksi)
Reporter: Meiling Siape
Editor: Andini Choirunnisa

Comments
Post a Comment