ACTA DIURNA, Fispol - Himpunan Mahasiswa Jurusan Sosiologi (Himasos) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fispol) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, mengadakan Kelas Metodologi dan Riset secara daring, Jumat (16/4/2021).
Dengan materi Pengantar Metodologi, kelas ini dibuat untuk mengembangkan pemahaman mahasiswa dengan cara mengubah bahasa buku menjadi bahasa yang lebih mudah dipahami. Materi tersebut dibawakan oleh Farhan, mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES).
Selaku pemateri, ia berpendapat bahwa dengan adanya Kelas Metodologi dan Riset ini, dapat membantu mahasiswa agar lebih paham tentang metode penelitian, karena meskipun materi sudah didapatkan di perkuliahan tetapi masih ada saja mahasiswa yang keliru dalam proses ini.
”Meskipun metodologi sudah atau akan dipelajari dalam mata kuliah, tetapi pada kenyataannya banyak yang masih keliru tentang metode penelitian dan pendekatan. Saya ingin meringkas materi sehingga materi menjadi dapat dipahami, dengan mengubah bahasa buku menjadi bahasa yang lebih familiar dipahami oleh mahasiswa” ujarnya
Ditanya soal alasan menerima menjadi pemateri, Farhan pun menjawab, “Alasan saya, karena saya ingin membagikan ilmu yang baru saya dapat, dan kebetulan teman saya Suryaningsih selaku penyelenggara kegiatan menawarkan hal tersebut dengan menjadi pembicara," ungkap mahasiswa UNNES tersebut.
Kepada ACTA DIURNA, ia juga menyampaikan kesan dan harapan untuk kegiatan Himasos agar kedepannya terus membuat kegiatan yang berguna bagi banyak orang.
Sebagian peserti Kelas Metodologi dan Riset (foto istimewa)
Sementara itu, Franciano Frans selaku Wakil ketua Himasos mengungkapkan bahwa materi tersebut membantu mahasiswa dalam menerapkan metode-metode pada saat proses penelitian.
“Dari saya pribadi, saya sangat terbantu dengan adanya kegiatan Kelas Metodologi dan Riset ini, karena berhubung saya juga mahasiswa semester 6 yang akan mempersiapkan diri untuk melakukan penelitian nantinya. Nah, dengan adanya kelas metodologi ini cukup membantu saya untuk bagaimana melakukan penelitian dan menerapkan metode ilmiah dalam melakukan penelitian," ujar mahasiswa semester 6 tersebut.
Franciano berharap, materi yang diberikan bermanfaat dan kedepannya para mahasiswa-mahasiswi Sosiologi lebih produktif walaupun di masa pandemi. Dirinya tidak ingin pandemi menjadi halangan bagi mahasiswa dalam menambah wawasan serta pengetahuan.
"Kiranya dari materi-materi yang sudah diberikan bisa bermanfaat untuk mereka gunakan dalam perkuliahan, dan juga yang saya harapkan dari kegiatan seperti ini, bisa membangun pemikiran yang kritis dari mahasiswa untuk lebih proaktif lagi dalam menyikapi masalah akademik maupun non akademik," pungkas mahasiswa yang akrab disapa Anggra itu.
Diketahui, kegiatan tersebut dimulai
pada Kamis (15/4), dan karena kendala jaringan maka dilanjutkan hari berikutnya
Jumat (16/4). Kelas Metodologi dan Riset ini diikuti oleh 52
partisipan.(Redaksi)
Reporter: Putri Poluan
Editor: Veronika Anthony


Comments
Post a Comment