(Foto : Pengurus Himapem 2019-2020 bersama Wd 3 Fispol, Kajur Ilmu Pemerintahan dan Ketua BEM Fispol)
Fispol, Acta Diurna - Dr. Ferry Daud Liando, S.Ip, M.Si selaku Ketua Jurusan (Kajur) Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fispol) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) mengharapkan pengurus Himpunam Mahaiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan (Himapem) yang baru di lantik, dapat membangun mahasiswa jurusan ilmu pemerintahan secara utuh.
"Saya mengatakan ini sebuah panggilan, karena sebetulnya banyak tugas-tugas yang sementara diembankan pada adik-adik. Kalian ini bukan hanya membangun jurusan ilmu pemerintahan tetapi juga ditugaskan untuk membangun mahasiswa jurusan ilmu pemerintahan secara utuh," pungkas Kajur saat pelantikan pengurus himaju masa bakti 2019-2020 pada, selasa (15/10/2019) di gedung baru Fispol Unsrat.
Dr. Liando juga mengatakan bahwa menjadi pengurus himaju adalah mandataris dari mahasiswa dan jangan jadi pengurus karena motif subjektif.
"Kalian itu adalah wakil-wakil mahasiswa artinya kebutuhan dan harapan mereka itu ada ditangan kalian. Oleh karena itu untuk menjadi pengurus himaju harus ada komitmen, jangan sampai ada motif subjektif untuk menjadi seorang pengurus. Mau jadi pengurus ingin jadi populer tidak salah, jadi pengurus memang akan jadi populer tetapi jangan itu yang jadi motif utama, pikirkan kalau kita ingin jadi populer harus ada jawaban-jawaban apa yang kita mau buat kalau ingin jadi pengurus," tadas Dr Liando.
Kajur juga menyampaikan kepada kepengurusan yang baru ini untuk membuat kegiatan sebanyak-banyaknya dan panitianya berganti-ganti untuk memberdayakan mahasiswa.
"Karena organisasi himaju adalah ujian bagi kita untuk melatih kepemimpinan, ini bagian dari penyaringan jadi bagaimana melatih kepemimpinan dari organisasi ini, tidak semua pengetahuan itu diajarkan diruang kelas, tetapi di organisasi-organisasi ini bisa melatih, organisasi ini bisa menjadikan cermin, maka dari itu buatlah kegiatan sebanyak-banyaknya dan setiap kepantian itu selalu berganti agar mampu memberdayakan mahasiswa secara keseluruhan," jelasnya.
"Kita belajar pada orang lain tentang positif yang melekat padanya, oleh karena itu kalian bersyukur menjadi pengurus himaju dari sekian banyaknya mahasiswa yang ada dijurusan ilmu pemerintahan, kalian itu yang dipilih dan dipanggil, tetapi jangan dulu bangga kalian itu punya tugas dan tanggungjawab," tambah kajur.
Pengamat politik ini juga mengatakan bahwa organisasi himaju itu berbeda dengan organsasi lain, karena organisasi himaju melekat pada orientasi akademik.
"Himaju itu berbeda dengan organisasi lain, himaju itu orientasinya melekat akademik, karena itu program-programnya harus berorientasi akademik, pesan saya kalau kalian ada persoalan mari kita diskusikan bersama, saya akan selalu berada dibelakang kalian, sepanjang niat kalian akan memperjuangkan sebuah karya yang baik bagi mahasiswa dan perjuangan-perjuangan yang sifatnya kebenaran," tutup pengamat politik dan peneliti kepemiluan Unsrat tersebut. (Redaksi)
Peliput : Brien Raintung
Editor : Mineshia Lesawengen

Comments
Post a Comment