Unsrat Expo 2019 Sukses digelar, Kedepan Harus Lebih Baik

Suasana penutupan Unsrat Expo 2019. (Foto Dokumentasi Unsrat)

UNSRAT, ACTA DIURNA - Pagelaran Unsrat Expo 2019 menjadi ajang publikasi dan pengenalan kampus secara langsung kepada masyarakat di Sulawesi Utara. Dengan bertemakan "Unsrat in the Indrustrial Revolution 4.0 for the Better Environment,” civitas akademika semakin gencar mempromosikan kesiap sediaan Unsrat untuk bersaing di Era Revolusi Industri Keempat.

Poin-poin tersebut turut disampaikan oleh Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, M.Sc, DEA, di acara penutupan Unsrat Expo 2019 yang digelar di lobi Manado Town Square (Mantos) 3, Kamis (8/8/2019).

“Melalui berbagai kegiatan Dies Natalis Unsrat ke 58 yang dirangkaikan melalui Unsrat Expo 2019 yang telah berlangsung selama beberapa hari ditempat ini (Mantos 3, red), Unsrat pada dasarnya ingin mengaplikasikan dan memperkenalkan Iptek (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, red) yang kami miliki dan telah disediakan Unsrat bagi masyarakat melalui kegiatan ini,” tutur Prof. Kumaat.

“Unsrat tetap bertekad untuk menjadi embrio pengembangan teknologi, big data science, teknologi cerdas dan berbagai keilmuan yang sesuai dengan kebutuhan di Era Revolusi Industri 4.0. Akreditasi A yang dimiliki Unsrat harus membawa kita menjadi lebih baik lagi di tahun 2019 ini. Jadikanlah momen seperti ini untuk menjadi motivasi bagi kita semua agar tidak berhenti untuk dream big and make it happens,” sebutnya.

Rektor juga mengimbau civitas akademika Unsrat agar tetap memegang teguh komitmen dan semangat untuk belajar dengan sungguh-sungguh di bangku pendidikan. “Mewujudkan mimpi tidaklah selalu mudah. Namun dengan disiplin untuk mengejar dan mengenyam pendidikan, maka itu yang akan menjadi kunci untuk mewujudkan mimpi besar tersebut. Jadilah generasi yang unggul, profesional dan berbudaya,” imbau Srikandi Unsrat itu.

“Terima kasih yang setinggi-tingginya kepada masyarakat umum, komunitas akademik, pihak penyelenggara dan manajemen Manado Town Square dalam kolaborasi yang baik sehingga telah memungkinkan kegiatan ini berlangsung dengan semarak dan penuh dengan nilai positif bagi setiap kita,” tutup Prof. Kumaat.

Sementara itu, seorang mahasiswi Jurusan International Business Administration (IBA) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsrat, Junita Sorongan, memiliki harapan tersendiri atas visi Rektor Unsrat di Era Revolusi Industri 4.0.

“Pagelaran Unsrat Expo 2019 merupakan sebuah kegiatan yang inovatif. Pagelaran ini memberi panggung yang lebih luas bagi mahasiswa di sebelas fakultas untuk mengekspresikan minat dan bakat mereka. Setiap fakultas mendapat kesempatan yang sama untuk mempromosikan kelebihan-kelebihan akademik dan non akademik yang mereka miliki. Sekalipun pagelaran ini masih belum memenuhi ekspektasi kami selaku mahasiswa, tapi saya rasa ini cukup untuk menunjukan perkembangan Unsrat di mata masyarakat Bumi Nyiur Melambai,” ungkap Junita.

“Kami menyadari dalam proses untuk menyesuaikan diri agar bisa bersaing di Era 4.0, Unsrat perlu berbenah dan merubah sejumlah sistem perkuliahan yang sudah bersifat old school. Namun saya berharap ditengah proses perubahan tersebut tidak ada kebijakan-kebijakan baru yang akan merugikan mahasiswa. Dan pihak Unsrat harus lebih masif dan aktif dalam mensosialisasikan segala pembaharuan yang terjadi di kampus tercinta kita ini,” tandas mahasiswi tersebut.

Hal ini guna mangantisipasi, lanjut Junita, terjadinya kesalahapahaman, penafsiran dan pengambilan keputusan yang keliru dari kami selaku civitas akademika Unsrat. Karena kami juga punya tanggung jawab untuk mengkoordinasikan hal-hal penting yang terjadi di kampus kepada orang tua atau keluarga kami, tutup Junita.

Unsrat Expo 2019 merupakan rangkaian kegiatan dari acara Dies Natalis Unsrat ke-58 dan telah berlangsung selama empat hari sejak Senin (5/8/2019) hingga Kamis (8/8/2019). Acara penutupan berlangsung dengan semarak dan apik di lobi Mantos 3; diramaikan dengan kegiatan final talent show, final line dance antar fakultas, pengumuman seluruh pemenang lomba, hingga akhirnya ditutup secara resmi oleh Rektor Unsrat. (Redaksi)

Penulis: Rezky Kumaat

Comments