![]() |
| Foto bersama Rektor Unsrat, Bupati Bolmong, jajaran pimpinan rektorat beserta LPPM Unsrat dan mahasiswa KKNT 121 Unsrat. (Foto Dokumentasi Unsrat) |
UNSRAT, ACTA DIURNA – Sebagai bentuk apresiasi bagi mahasiswa yang telah menuntaskan tugasnya
di lapangan, Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengadakan acara puncak dari
kegiatan Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKNT) angkatan 121 di gedung auditorium
kampus, Jumat (9/8/2019).
Dalam sambutannya, Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Ellen Kumaat, M.Sc, DEA, memberikan
kesan dan pesannya usai beberapa kali melihat langsung aktivitas posko mahasiswa
KKNT 121.
“Saya sudah tiga kali hadir secara langsung untuk melihat kegiatan posko
mahasiswa di lapangan. Hasil pelaksanaan KKNT 121 di Bolaang Mongondow ternyata
lebih dari memuaskan menurut saya. Program-program yang dijalankan mahasiswa
sangat-sangat positif selama berada di lapangan,” ungkap Prof. Kumaat.
Rektor terkesan dengan produk-produk KKNT 121 yang dihasilkan mahasiswa
selama 23 hari berada di desa tempat mereka berkegiatan, terlebih khusus dengan
website desa dan video promosi desa.
“Video yang ditampilkan mahasiswa KKNT 121 ini sangat bermanfaat untuk mengangkat
promosi Kabupaten Bolaang Mongondow. Dengan peluncuran website desa ini juga, semua
orang bisa melihat indahnya Kabupaten Bolaang Mongondow, baik dari luar
biasanya potensi alam disana maupun keramahtamahan masyarakatnya,” jelas
Rektor.
Rektor juga menjadikan karya-karya tersebut sebagai motivasi kepada
seluruh peserta KKNT 121 agar secepatnya menjadi sarjana. “Semoga video-video
ini bisa kembali ditampilkan pada saat kalian semua sudah wisuda tahun depan,”
tutup Srikandi Unsrat itu.
Senada dengan itu, Bupati Bolaang Mongondow, Dra. Hj. Yasti Soepredjo
Mokoagow, yang berkesempatan hadir dalam acara tersebut memusatkan perhatiannya
pada kualitas dan manfaat dari karya akademik KKNT 121 Unsrat itu.
“Saya menyambut baik launching website
yang dilakukan pada masing-masing desa dan kelurahan di Kabupaten Bolaang
Mongondow. Aplikasi ini merupakan program andalan mahasiswa KKNT 121 yang
berguna untuk mengelolah sistem informasi, khususnya di lingkungan pemerintahan,
desa dan kelurahan. Aplikasi ini juga sangat bermanfaat karena dapat diakses
oleh seluruh masyarakat desa dan semua pemangku kepentingan,” nilainya.
Yasti juga mengharapkan karya-karya KKNT 121 Unsrat bisa dilirik pemerintah
pusat dan bisa digunakan untuk membantu tata kelolah informasi pemerintahan. “Saya
berharap supaya aplikasi Sideka (Sistem Informasi Desa dan Kawasan, red) ini
menjadi bagian dari program data tunggal yang telah dicanangkan oleh pemerintah
pusat,” tambah Bupati Bolmong itu.
Sebanyak 3.632 mahasiswa peserta KKNT 121 Unsrat yang telah sukses
menyelesaikan beragam program tematik dan non tematik –di 200 desa dan dua
kelurahan di Kabupaten Bolaang Mongondow dan Kabupaten Talaud—
akan memasuki tahapan akhir dari kegiatan ini, yaitu penyusunan dan pemasukan
laporan ke Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unsrat selaku
pihak penyelenggara. (Redaksi)
Penulis: Tiara Piri

Comments
Post a Comment