Program Kreativitas Mahasiswa Kemenristekdikti Jaring Civitas Unsrat

Workshop PKM di rektorat Unsrat. (Foto Dokumentasi Unsrat)


UNSRAT, ACTA DIURNA – Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemenristekdikti, mengadakan kegiatan sosialisasi dan Workshop tentang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di gedung rektorat Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Selasa (13/8/2019).

Dalam sambutannya, Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsrat, Drs. Ronny Gosal, M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan ini diperuntukan untuk membentuk mahasiswa agar memiliki kemampuan akademik yang unggul, baik dalam teori maupun praktik.

“Tujuan kegiatan ini untuk mengembangkan pemikiran mahasiswa yang bersifat konstruktif dan realistis, serta untuk meningkatkan iklim akademik yang kreatif, inovatif, visioner, solutif dan mandiri,” jelas WR 3.

“PKM juga membantu meningkatkan mutu peserta didik agar dapat menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis profesional untuk dapat menerapkan, menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan mampu memperkaya budaya nasional,” tambah mner Gosal.

Senada dengan itu, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Unsrat, Prof. Dr. Ir. Grevo Gerung, M.Sc, mengharapkan kegiatan ini bisa meningkatkan potensi dan bakat akademik mahasiswa menjadi di atas rata-rata.

“Kegiatan sosialisasi dan Workshop Program Kreativitas Mahasiswa diharapkan mampu menumbuhkembangkan minat dan kemampuan mahasiswa dalam melakukan penulisan dan penelitian ilmiah, sehingga dapat menghasilkan penelitian yang berkualitas. Karena para lulusan perguruan tinggi memang dituntut untuk memiliki academic knowledge, skill of thinking, management skill dan communication skill,” tutur WR 1.

Peserta kegiatan juga merespon baik kegiatan ini.  Dengan adanya reward yang bisa mereka peroleh, hal ini memicu semangat mahasiswa untuk melakukan yang terbaik bagi kampusnya.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat baik. Ini menjadi wadah kreativitas bagi para mahasiswa dalam bidang akademik. Selain mengharuskan peserta untuk berkreasi semaksimal mungkin agar bisa melangkah di tingkat nasional, banyak reward yang juga dijanjikan kepada mahasiswa. Kami semakin termotivasi untuk berjuang semaksimal mungkin,” ungkap Tonny Lecky selaku salah seorang peserta.

“Sejumlah reward yang dijanjikan, yaitu mereka akan membiayai karya penelitian proposal mahasiswa yang lolos. Bagi mahasiswa yang ikut PKM-P (Program Kreativitas Mahasiwa-Penelitian, red), mereka nanti tidak akan mengikuti ujian skripsi. Lalu, yang ikut PKM-M (Program Kreativitas Mahasiswa-Pengabdian Kepada Masyarakat, red) tidak akan mengikuti KKT,” tandas mahasiswa yang juga Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Komunikasi (Himakom) Fispol Unsrat itu.

PKM merupakan program akademik yang digagas oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi –Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti)— sejak tahun 2001. Sederhanannya, program ini merupakan wadah untuk menuangkan kreativitas dan potensi akademik yang dimiliki oleh mahasiswa dalam suatu perguruan tinggi yang diaplikasikan dalam bentuk karya penelitian ilmiah atau proposal.

PKM memiliki delapan cabang kegiatan yang dikompetisikan, di antaranya adalah PKM-Penelitian (PKM-P), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), PKM-Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-M), PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T), PKM-Karsa Cipta (PKM-KC), PKM-Artikel Ilmiah (PKM-AI), PKM-Gagasan Tertulis (PKM-GT) dan PKM-Gagasan Fituristik Konstruktif (PMK-GFK).

Diketahui, cabang kegiatan tersebut akan mulai dikompetisikan di tingkat universitas. Bagi yang lolos, mereka akan diutus untuk bersaing di tingkat nasional pada tahun depan.

Pemateri dalam kegiatan sosialisasi dan Workshop PKM di Unsrat, terdiri dari Prof. Dr. Ir. Ronny Rachmana Noor, M.Rur.Sc, dan Prof. Dr. rer. nat. Sundani Nurono Soewandhi, Apt. (Redaksi)

Penulis: Rezky Kumaat

Comments